Program Studi Arsitektur Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Umum Arsitektur #2 pada 9 Januari 2026 yang mengangkat tema Implementasi Arsitektur Akustik. Kegiatan ini menghadirkan Ristya Aryuda, Lead Designer and Acoustic Designer di BC+A Ateliers, yang juga merupakan salah satu mitra Program Studi Arsitektur UNISA Yogyakarta. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Akustik dan Pencahayaan, sebagai bagian dari upaya memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai penerapan prinsip akustik dalam perancangan ruang dan bangunan. Dalam kesempatan ini, pemateri berbagi pengalaman serta pengetahuan terkait bagaimana desain arsitektur dapat memengaruhi kualitas suara dalam suatu ruang

Pada sesi pemaparan materi, Ristya Aryuda menjelaskan bahwa kualitas suara dalam sebuah ruang sangat dipengaruhi oleh desain arsitektur dan karakteristik material yang digunakan. Ruang dengan suara yang terdengar jernih umumnya dirancang dengan mempertimbangkan pengendalian pantulan suara, penyerapan, serta distribusi gelombang suara agar dapat tersebar secara merata. Sebaliknya, ruang yang menimbulkan gema biasanya terjadi karena terlalu banyak permukaan keras yang memantulkan suara tanpa adanya elemen penyerap yang cukup. Melalui penjelasan ini, peserta diajak memahami bahwa arsitektur tidak hanya berkaitan dengan aspek visual, tetapi juga bagaimana sebuah ruang mampu mengelola suara sehingga tercipta kenyamanan akustik bagi penggunanya.


