Skip to main content

Visi, Misi & Tujuan

Visi

‘Menjadi Program Studi yang pilihan dan unggul di Bidang Perancangan Arsitektur berwawasan Kesehatan ‘Health Architecture’ berbasis Nilai-Nilai Islam Berkemajuan”

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis arsitektur berwawasan kesehatan dan berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
  2. Menghasilkan Sarjana Arsitek yang unggul dalam merancang di bidang Arsitektur berwawasan Kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja baik nasional dan internasional.
  3. Mengembangkan kajian dan pemberdayaan perempuan dalam kerangka Islam Berkemajuan dalam kegiatan perancangan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknoloi untuk mewujudkan kemampuan berkarya di bidang Arsitektur berwawasan Kesehatan.
  4. Menyelenggarakan tata kelola prodi arsitektur yang baik dan amanah secara berkelanjutan dan berakreditasi.

Tujuan

  1. Terwujudnya pendidikan perancangan dan penelitian yang diarahkan pada pengembangan pengetahuan dan teknologi khususnya Bidang Arsitektur Berwawasan Kesehatan
  2. Terwujudnya karya-karya perancangan arsitektur berwawasan kesehatan yang bersifat aplikatif dan menjadi rujukan dalam pe mecahan masalah di bidang Arsitektur.
  3. Terwujudnya tata kelola program studi yang baik berlandaskan etika akademik serta menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Islaman untuk kemaslahatan umat manusia.

 

Sasaran Mutu dan Tujuan

  1. Capaian kompetensi nilai-nilai keislaman mahasiswa sesuai dengan faham Muhammadiyah dengan nilai baik minimal 90% per tahun.
  2. Mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu 98% per tahun.
  3. Tingkat kelulusan first taker uji kompetensi 95% per periode ujian.
  4. Lulusan berkarya sesuai kompetensi dengan masa tunggu kurang dari 4 bulan.
  5. Lulusan yang menjadi entrepreneur minimal 10%.
  6. Prestasi mahasiswa di tingkat nasional minimal 32 prestasi per tahun.
  7. Prestasi mahasiswa di tingkat internasional minimal 16 prestasi per tahun.
  8. Institusi terakreditasi A oleh BAN PT.
  9. Program studi terakreditasi A minimal 25%.
  10. Program studi terakreditasi internasional minimal 25%.
  1. Jumlah penelitian berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan pemecahan masalah minimal 100 per tahun.
  2. Publikasi karya ilmiah dosen pada jurnal nasional minimal 50 artikel per tahun.
  3. Publikasi internasional dosen minimal 75 artikel per tahun.
  4. Dosen tetap pendidikan S3 minimal 5%.
  5. Dosen tetap mempunyai jabatan lektor minimal 20%.